1000793043
Rinai Hujan

#Puisi karya M. Wildan Fadli, 9A

 

Di Tengah gemuruh riuh rintik tangis

Di tepi tawa aku terkikis

Aku berjalan menuju arah barat

Dan aku berhenti, meletakan kepalaku di atas tanah 

 

Gemericik tawa terdengar jauh melampaui imajinasi

Derasnya hujan meramaikan kehidupan, menutupi segala tangisan

Aku berteduh di bawah sebuah tiang nasihat

 

Berkali-kali aku berucap,

“Ya Allah”

 

Retakan bendung air mata mulai membesar

Tak tahu kemana aku harus memperbaikinya

Rinai hujan basahi tembok bendungan

Tetapi tak larat menahan.

Terima kasih, dan maaf

 

Tulungagung, 29 Oktober 2025. 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait