gb4
Tersorot Dunia: Matsaneta Nominator Kategori Media Penerima Penghargaan PBB

#Prestasi_Report

MTsN 1 Tulungagung mendunia. Produk inovasi dalam bentuk Instagram News @gemamatsaneta, terpilih menjadi nominator penerima penghargaan WSIS PRIZES (World Summit On The Information Society) 2024 kategori media (AL C9). Penghargaan tahunan kelas dunia itu diprakarsai oleh ITU (International Telecommunication Union), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). WSIS PRIZES menjadi ajang penghargaan tahunan bagi pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dari seluruh dunia yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Sebanyak 12 nominator diundang khusus ke Jakarta untuk berdiskusi dan mendampingi Wakil Menteri (Wamen) Kominfo menggelar konferensi pers bersama puluhan awak media nasional pada Jumat petang (22/03/2024). Kepala MTsN 1 Tulungagung, Muhibuddin, ikut hadir mengikuti konferensi pers tersebut. Wamen Kominfo, Nezar Patria, memberikan apresiasi kepada MTsN 1 Tulungagung bersama nominator WSIS Prizes 2024 lainnya dari Indonesia.

“Karya TIK itu bersanding dengan 360 nominator inisiatif dari seluruh dunia dalam 18 kategori. Dalam proses seleksi tim pakar PBB  menyeleksi lebih dari 1000 pendaftar, dari Indonesia terpilih 12 nominator,” terang Nezar Patria. Dalam konferensi pers itu, Muhibuddin diberi kesempatan memaparkan proyek MTsN 1 Tulungagung, SDGs EduPedia. Media ini merupakan media edukasi tentang pembangunan berkelanjutan yang menyasar Gen Z. SDGs EduPedia termuat dalam Instagram News @gemamatsaneta milik MTsN 1 Tulungagung. Proyek inilah yang mengantarkan Matsaneta One menjadi nominator WSIS Prizes 2024 kelas dunia. (nzl)

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait